Senin, 29 Juni 2020

TEKAD DAN PERJUANGAN SEORANG IBU


BELAJAR MENULIS  GELOMBANG 11

RESUME  :  13

PERESUME : Nanik Yuliani, M.Pd

            Pengalaman hidup membuatnya memiliki kekuatan yang tidak berbatas karena salah satu anaknya tidak bisa masuk di sekolah yang mahal hanya karena dianggap profesinya tidak mampu  menyekolahkan ditempat mahal tersebut. Tekatnya untuk mendirikan sekolah yang murah namun memiliki fasilitas yang bagus. Prinsip hidupnya adalah tak pernah lelah jadi pengajar dia adalah Dra. Betti Risnalenni, MM, pendiri Kelompok Belajar (KB), TK dan SD Insan Kamil, Bekasi.

            Bergelut sejak tahun 1991, lulusan IKIP Jakarta ini telah mendapatkan banyak penghargaan. Mulai dari guru dan kepala sekolah berprestasi se-Bekasi, juara 1 tokoh wanita berprestasi di bidang pendidikan dari walikota se-Bekasi, dan juara 1 wirausaha se-Jawa Barat. Dunia mengajar memang hal yang tak asing baginya. Selain sebagai guru dan kepala sekolah, ia juga sempat dilatih pengajar dari Malaysia untuk mengajar aritmatika dan kemudian membuka kursusnya. Dengan penuh perjuangan hingga memiliki 24 cabang.dari tempat kursus beranjak membuka sekolah  di tahun 2003 dari TK dan SD dengan tantangan yang sangat luar biasa.

Sebenarnya manfaat yang dapat kita raih dari membuat sekolah itu bukan hanya untung uang tapi banyak hal yang didapat.  Bisa jadi guru teladan, kepala sekolah berprestasi dan juga juara interpreuner tingkat jawa barat untuk guru paud. Selain itu kita jadi memiliki banyak teman serta semakin bertambah pengetahuan juga.

            Tentang bagaimana program selama pandemi ini . Mungkin yang  dilakukan sama dengan sekolah pada umumnya. Kita melakukan Daring selama 3 bulan kebelakang walau lokasi sekolah  dalam  Zona Hijau selama ini. Alhamdulillah tidak pernah ada yang kena covid 19. Selama Daring materi tidak hanya pelajaran saja tapi kami juga menugaskan kegiatan rumah (life skill dan karakter). Alhamdulillah masih berhasil walau untuk tingkat KB dan TK sudah mulai bosan. Mereka pengen ketemu gurunya. Selama masa pandemi ini kita memang harus bisa bekerja sama dengan seluruh guru dan karyawan juga orang tua. Bekerja dirumah lebih susah karena lebih banyak gangguannya.

            Untuk mengurangi efek penggunaan hp pada siswa TK  guru dan orang tua harus bisa bekerja sama dalam waktu memegang hp. Guru itu lebih dipatuhi daripada orang tua. Jadi guru membantu memberi tau anak bahwa megang hp itu hanya selama berkomunikasi dengan guru dan juga boleh untuk bermain game 15 atau 30 menit. Yang paling utama tetap diadakan pendampingan selama memegang hp.  Agar lebih menarik tugas tugas peserta didik juga dupublikasikan lewat instagram. Jadi anak anak juga senang bisa dilihat di IG sekolahnya.

            Jika ingin sukses mengelola sebuah sekolah  maka  memang harus sering menghitung pemasukan dan pengeluaran. minimal rencana per tahun itu harus cermat walau kita bukan profit tujuannya. tapi kita jangan nombok juga. nanti kita tidak semangat dalam bekerja . Jika di sekolah ada koperasi, sebaiknya itu dikelola dengan baik. karena itu sumber keuangan juga.

            Tentang program unggulan di sekolah awalnya berkeinginan murid bisa bahasa inggris  ke Pare tetapi  jauh dan muridnya masih kecil kecil. Maka dibukalah kursus bahasa Inggris dengan pola pendidikan Pare dengan Tutor anak sendiri yang pernah ke Pare. Ternyata menjadikan keunggulan di sekolahnya . Serta  unggulan di sekolah  adalah lulus in syaa Allah  hafal juz 30.

Gambar diatas salah satu usaha sekolah untuk mengenalkan lingkungan sekolah pada peserta didik di awal tahun ajaran di masa pandemi covid 19. Peserta didik datang ke sekolah untuk mengenal lingkungannya dengan bermain dan mengenal guru yang akan mengajar dengan berfoto di sekolah.

Diakhir pertemuan diberikan 3 tips mengelola sekolah berdasar pertanyaan peserta, adalah

1.   Menjaga kesolid an dalam sekolah, Membagi tugas berdasarkan kemampuan rekan kerja. Sering pantau dengan sharing.  

2.  Mengelola pembayaran segalanya dilakukan dalam satu pintu. boleh dicicil berdasarkan kemampuan. Setiap kegiatan , misalnya mau ulangan, harus lunas spp bulan..., pembagian modul harus lunas spp bulan .. jadi ortu tidak terbebani tp kita sudah punya harapan uang buat gajian guru dan karyawan.

3.   Pragram salaman ,  hafalan juz 30 , hadist dan surat2 pendek,  menjaga kebersihan dan wirausaha.

3 komentar: