Senin, 22 Juni 2020

INGIN PRODUKTIF, SIBUKAN DIRI

SIBUKAN DIRI AGAR PRODUKTIF DAN MENDEKATI KEBAIKAN

            Pagi ini terasa lebih dingin dari biasanya tak urung tetap harus berjalan jalan agar mendapatkan kebugaran diri dengan kegiatan yang murah dan meriah. Lumayan dingin terusir juga dan rasa hangat mengalir dengan perlahan. Sang surya telah menampakan sinarnya meski masih malu malu. Suasana di jalan sudah mulai menggeliat lebih banyak orang yang sudah mulai keluar rumah untuk mencari susana baru dalam era new normal. Masih juga ada rasa khawatir tentang keadaan ini apabila melihat banyak orang meski tidak sampai ada kerumunan. Maklum sudah hampir tiga bulan tepatnya kita stay at home. Karena sudah lebih ramai dan badan sudah terasa lebih hangat maka diputuskan untuk pulang.

            Sesampai di rumah sempatkan membuka hp dan membaca tulisan sahabat  guru berprestasi 2014 yaitu bu  Emi Indira SMP N 1 Palu. Ada kata yang sangat menarik yang dikutipnya dari Ahmad Rifai yaitu “ Waktu yang tak terisi dengan kebaikan,sangat rawan terisi oleh keburukan. Waktu yang tidak disibukkan dengan hal produktif rawan terisi oleh hal hal destruktif”. Sungguh kalimat itu lebih tajam dari sebilah pisau yang menancap dengan cukup dalam. Mengaminkan serta mengiyakan bahwa hal itu harusnya menjadi bekal bagi kita semua.

            Maka tebarlah kebaikan agar dijauhkan dari keburukan. Sibuklah dengan hal yang produktif meski diawali dengan hal yang sederhana. Jangan mengeluh jika banyak kesibukan ternyata memang kita harus sibuk agar produktifitas kita tetap terjaga. Jangan terlena jika tidak memiliki kesibukan namun harus berhati hati karena kita tidak terasa tersisipi dalam diri ini hal hal yang bersifat destruktif yang akan merugikan diri kita. Biasanya saya mengeluh jika hari hari penuh dengan kesibukan. Namun pagi ini rasa syukur itu begitu dalam Allah masih memberikan kesempatan untuk sibuk sehingga masih mampu menebar kebaikan dan mencoba untuk produktif.

            Membuat perubahan diri adalah yang utama berubah menuju ke arah yang lebih baik. Tidak terlena dengan keadaan yang melenakan namun berubah untuk menjadi lebih tangguh dalam menebarkan hal hal yang positif terhadap sesama .Dengan membuat tulisan ini semoga selalu teringat bahwa sibuk tertanda kebaikan yang Allah pilihkan untuk hambanya yang berusaha untuk membawa kebaikan. Alhamdulillah semoga Allah selalu membukakan pintu hati kita untuk selalu menikmati kesibukan kita. Aamiin …

                                           Mataram Selasa 23 Juni 2020


3 komentar:

  1. Betul Bunda, sibukkan diri dg hal positif agr kita lbh produktif

    BalasHapus
  2. Setuju...saya juga berusaha menyibukkan diri

    BalasHapus
  3. Betul..kdg mlh tdk kesampaian semua....😊

    BalasHapus