Minggu, 28 Juni 2020

PJJ YANG LEBIH BAIK

MARI PERSIAPAN PJJ

            Satu minggu telah berlalu masa libur sekolah, sembari menikmati pagi yang indah berusaha tetap  berpikir positif tentang keadaan new normal ini. Infomarsi terakhir dari gugus tugas penanganan covid 19 untuk daerah Mataram sampai saat ini masih berada di zona merah. Mengingat akan hal tersebut maka kemungkinan besar tahun ajaran baru 2020-2021 masih belum bisa dilakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka seperti biasanya namun masih diwarnai belajar daring maupun luring.

            Merasa bahwa saat PJJ di awal pandemi belum maksimal maka bertekat untuk PJJ kali ini harus membuat persiapan yang lebih matang agar hasil lebih maksimal. Kesempatan untuk membuat persiapan dapat dilakukan sambil menikmati liburan. Sepertinya dari whatsApp grup sekolah sudah diinformasikan bahwa diharapkan bapak/ibu guru untuk mempersiapkan bahan ajar/modul untuk pembelajaran tahun 2020/2021 yakni Senin 13 Juli 2020 (sesuai kalender pendidikan). Konsep pembelajaran daring dan luring akan dipadukan di awal tahun ajaran baru tersebut.

            Bersiaplah menjemput perubahan karena saat ini kita belum tahu siapa peserta didik kita karena masih awal ajaran berbeda denga PJJ yang lalu kita sudah mengenal para peserta didik kita. Untuk saat ini kita hanya mengandalkan nomor Hp yang dimiliki peserta didik dengan segala keterbatasannya. Keterbatasan yang dimaksud adalah kemampuan secara ekonomi mendukung PJJ, artinya tidak setiap peserta didik didukung oleh orang tua untuk PJJ memang karena faktor ekonomi.   Bagi orang tua yang berada di tataran ekonomi tidak mampu maka PJJ dirasakan sangat memberatkan. Sedikit kisah sedih peserta didik saat PJJ  yang lalu ketika ditanya mengapa tidak aktif dalam daring maupun luring jawaban sungguh sangat menyedihkan dari tidak punya hp hingga punya hp namun quota sangat terbatas inilah yang terjadi mengapa keaktifan siswa daring hanya pada minggu pertama saja. Jika luring dengan tayangan televisi maka tidak memiliki televisi sungguh sangat miris mendengar jawaban peserta didik, memang tidak semua seperti itu namun itulah yang perlu mendapat perhatian.

            Data siswa yang harus lengkap  dan akurat inilah yang akan mendukung kesuksesan PJJ mendatang ini karena peserta didik harus terlayani dengan disesuaikan dengan kemampuan ekonomi. Jangan memperberat keadaan ekonomi orang tua yang saat ini memang sedang mengalami cobaan. Semua sektor ekonomi sedang mengalami penurunan tak urung ekonomi para orang tuapun mengalami hal yang sama. Maka sebisa mungkin memetakan peserta didik yang mampu dan yang kurang mampu untuk mengikuti PJJ. Berikan pilihan bagi yang tidak mampu PJJ dengan materi pembelajaran yang tidak berbeda dengan PJJ.

            Untuk tataran saat ini yang paling utama adalah PJJ yang akan kita rencanakan harus menarik dan tidak memindahkan sekolah kedalam rumah peserta didik. Memang untuk materi materi tertentu seperti Matematika, IPA atau yang bersifat exac akan sedikit tampak kaku namun capaian target saat ini adalah terkait pada Numerasi dan Literasi. Mari kita buat persiapan PJJ dengan hati dan pikiran gembira agar peserta didik kita saat menjupai materi pembelajaran kitapun merasa gembira dan kehadiran materi pembelajaran kita akan dinantikan oleh para peserta didik kita. Tetap semangat mencerdaskan anak bangsa dalam masa pandemi melalui PJJ yang gembira dan berkesan. Aamiin

                                                           Mataram Senin 29 Juni 2020


2 komentar:

  1. Siap ibu.. Saya di Bogor wlwpun sudah zona hijau juga tapi blm ada info lebih lanjut mengenai KBM T.A 2020/2021

    BalasHapus
  2. Mantap Bu...nmbah wawasan...mksih

    BalasHapus