Sabtu, 04 Juli 2020

UNDANGAN PERTAMA

UNDANGAN PERTAMA DI ERA NEW NORMAL

            Sore itu teman  yang sudah cukup lama  tidak pernah bertemu tiba tiba bertamu ke rumah inilah tamu pertama di saat new normal. Belum hilang rasa terkejut kami karena kehadiran seorang tamu, teman tersebut mengeluarkan seebuah kertas berbentuk segi empat berwarna putih bersampul plastik. Teman lama keluarga kami mengantarkan undangan pernikahan putranya.


            imbul tanya yang sangat besar dalam pikiran saat menerima undangan tersebut. Apakah memang hal penyelenggaraan resepsi perkawinan disaat era new normal dan terletak pada zona merah sudah diizinkan, dan apakah hai ini tidak akan menyebabkan  klaster baru penularan covid 19.

            Sepulang teman yang mengantar undangan terjadilah kebingungan yang luar biasa menyikapi undangan tersebut.  Apakah akan menghadiri undangan tersebut atau tidak menghadirinya. Memang dilemanya karena undangan diantar sendiri oleh yang memiliki hajad begitu suatu kehormatan yang besar untuk kami. Jika kita tidak hadir akan terasa tidak menghargai yang mengantar undangan. Namun jika hadir situasi masih di zona merah dan pasti akan sulit untuk mematuhi ptotokol kesehatan.

            Secara jujur saya sendiri agak ragu untuk menghadirinya namun ayah menyakinkan untuk menghadiri undangan tersebut dengan memperhatikan protokol kesehatan. Dengan bismillah dan dengan niatan karena Allah untuk menjalankan sunnah Rosulullah yang harus berusaha untuk dapat menghadiri undangan. Semoga tuan rumah yang mengundang memiliki pemahaman yang benar tentang protokol kesehatan demi terhindar penuluran covid 19.

Mataram Sabtu 4 Juli 2020

4 komentar:

  1. Naaaaah jadi galau niiih ibu hahhahahha

    BalasHapus
  2. Galaunya tingkat tinggi. Mantap tulisannya bu

    BalasHapus
  3. Mantap Bu...lgsg dipraktekkan teoriny...sipp...

    Btul Bu..yg pnting protokol kshtn dipatuhi bs dipatuhi oleh smuanya...klo gak, gawat jg

    BalasHapus